G
N
I
D
A
O
L

Cetak Lulusan Unggul Era 4.0, SMK-SMTI Makassar Gandeng 8 Industri Besar dalam Sinkronisasi Kurikulum

MAKASSAR – Dalam upaya menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis, SMK-SMTI Makassar kembali menggelar agenda strategis berupa Review Kurikulum dengan mengusung tema “Sinkronisasi Kurikulum Berbasis Industri 4.0 Untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan Yang Siap Kerja”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mempertemukan para guru dari berbagai program keahlian dengan perwakilan sederet perusahaan terkemuka.

Agenda besar ini dirancang dengan tiga tujuan utama: mengevaluasi implementasi kurikulum dual system yang tengah berjalan, menyelaraskan capaian pembelajaran dengan kebutuhan nyata Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta memperkuat perangkat kurikulum agar lebih operasional, aplikatif, dan mudah diimplementasikan oleh para guru di dalam kelas.

Kolaborasi ini melibatkan tenaga pendidik dari tiga jurusan unggulan di SMK-SMTI Makassar, yakni Teknik Kimia Industri (KI), Pengawasan Mutu (PM), dan Teknik Mekatronika (TM).

Hari Pertama: Diskusi Tatap Muka yang Interaktif
Pada hari pertama, kegiatan dilangsungkan secara luring (offline) bertempat di Aula SMK-SMTI Makassar. Sesi ini berlangsung hangat dan penuh gagasan, menghadirkan perwakilan langsung dari enam industri besar yang membedah kebutuhan kompetensi spesifik untuk masing-masing jurusan, yaitu:

Sulawesi Kapur – Memberikan masukan strategis untuk jurusan KI, PM, dan TM.

Tirta Mulia Abadi – Berfokus pada penyelarasan kompetensi.

ASTON – Berbagi pandangan mengenai kebutuhan industri otomatisasi.

PT Charoen Pokphand Tbk – Turut serta menyelaraskan standar industri.

Makassar Tene – Menyoroti pembaruan kompetensi esensial.

PT Semen Bosowa – Memberikan wawasan industri berat.

Hari Kedua: Perluasan Jaringan melalui Daring
Memasuki hari kedua, sinkronisasi kurikulum dilanjutkan secara daring (online) guna menjangkau mitra industri yang berada di luar daerah. Meskipun via virtual, diskusi berjalan sangat komprehensif dengan kehadiran dua raksasa industri:

PT BTIIG – Membedah kualifikasi dan kesiapan kerja lulusan.

Merauke Sugar Group – Memberikan perspektif pengolahan industri skala besar

Melalui diskusi panjang dan evaluasi dua arah ini, SMK-SMTI Makassar berharap kurikulum yang diajarkan tidak hanya menjadi teori di atas kertas, melainkan benar-benar hidup dan relevan dengan teknologi otomasi dan digitalisasi ala Industri 4.0.

Dengan perangkat kurikulum yang kini jauh lebih tajam dan aplikatif, lulusan SMK-SMTI Makassar diproyeksikan tidak hanya sekadar mendapat ijazah, tetapi benar-benar memiliki mental baja dan kompetensi yang siap langsung diserap oleh industri-industri besar di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *